Pentingnya Melestarikan Budaya Pernikahan Jawa di Era Modern
Pernikahan adalah salah satu momen penting dalam kehidupan manusia. Di Indonesia, budaya pernikahan Jawa memiliki ciri khas yang begitu kental dan sarat makna. Namun, di era modern seperti sekarang ini, seringkali budaya pernikahan Jawa mulai tergeser oleh budaya barat yang masuk melalui media sosial dan tayangan televisi.
Menurut Bapak Djoko Suryo, seorang ahli budaya Jawa, “Pentingnya melestarikan budaya pernikahan Jawa di era modern ini sangatlah penting agar generasi muda tidak kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya tersebut.”
Salah satu ciri khas pernikahan Jawa adalah adanya prosesi adat yang sarat makna, seperti siraman, midodareni, dan akad nikah. Prosesi-prosesi ini bukan hanya sekadar tradisi, namun juga memiliki makna filosofis yang dalam tentang kesucian, keharmonisan, dan kedewasaan dalam menjalani kehidupan berumah tangga.
Budaya pernikahan Jawa juga mengajarkan tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan keluarga besar dan tetangga. Hal ini sejalan dengan pepatah Jawa yang mengatakan “Siji-siji lor, siji-siji cetho, siji-siji wani” yang artinya “Satu-satu luar, satu-satu dalam, satu-satu berani.” Artinya, dalam menjalin hubungan baik dengan pasangan, kita juga harus menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar.
Namun, dengan masuknya budaya barat yang cenderung individualis dan konsumtif, seringkali nilai-nilai luhur dalam budaya pernikahan Jawa mulai terkikis. Banyak pasangan muda yang lebih memilih pernikahan gaya barat yang sederhana tanpa prosesi adat yang berbelit-belit.
Menurut Ibu Retno, seorang psikolog pernikahan, “Melestarikan budaya pernikahan Jawa bukan berarti kita harus terpaku pada aturan-aturan kuno. Namun, kita bisa mengambil nilai-nilai positif dari budaya tersebut dan mengadaptasikannya dengan nilai-nilai modern agar tetap relevan di era sekarang.”
Sebagai generasi muda, kita memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budaya pernikahan Jawa agar tidak punah di tengah arus globalisasi yang semakin deras. Mari kita jaga dan lestarikan budaya leluhur kita agar tetap menjadi bagian dari identitas dan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.