Tips Memilih Tanggal Pernikahan dalam Kalender Jawa


Pernikahan adalah salah satu momen paling penting dalam hidup seseorang. Baik itu untuk mempersatukan dua insan yang saling mencintai maupun sebagai bentuk komitmen untuk membangun rumah tangga yang bahagia. Namun, sebelum melangkah ke pelaminan, ada satu hal yang perlu dipertimbangkan dengan matang, yaitu pemilihan tanggal pernikahan dalam kalender Jawa.

Memilih tanggal pernikahan dalam kalender Jawa tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada berbagai pertimbangan yang perlu diperhatikan agar acara pernikahan berjalan lancar dan penuh berkah. Berikut beberapa tips memilih tanggal pernikahan dalam kalender Jawa yang bisa menjadi panduan bagi Anda yang tengah merencanakan pernikahan:

1. Konsultasikan dengan Ahli Kalender Jawa

Sebelum menentukan tanggal pernikahan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli kalender Jawa. Mereka akan memberikan saran dan pertimbangan yang tepat berdasarkan perhitungan astrologi Jawa untuk menentukan tanggal yang paling baik bagi Anda berdua.

Menurut Mbah Mijan, seorang ahli spiritual yang juga menguasai ilmu hitung Jawa, “Memilih tanggal pernikahan dalam kalender Jawa bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan perhitungan yang tepat agar energi positif mengiringi pernikahan tersebut.”

2. Perhatikan Pasaran dan Weton

Dalam kalender Jawa, terdapat istilah pasaran yang melambangkan energi atau kekuatan pada suatu hari. Sebaiknya pilihlah pasaran yang dianggap baik untuk menggelar pernikahan, seperti Pasaran Pon atau Pasaran Wage. Selain itu, perhatikan juga weton Anda dan pasangan untuk menentukan kecocokan tanggal pernikahan.

Menurut Dr. R.M. Soedjoko, seorang pakar astrologi Jawa, “Tanggal pernikahan yang cocok adalah saat pasaran dan weton dari kedua mempelai saling mendukung. Hal ini akan menciptakan ikatan batin yang kuat di antara keduanya.”

3. Hindari Tanggal-tanggal Tertentu

Terdapat beberapa tanggal yang sebaiknya dihindari untuk menggelar pernikahan, seperti tanggal-tanggal yang dianggap sebagai hari sial atau tidak baik menurut kepercayaan Jawa. Sebaiknya hindari tanggal yang memiliki konotasi negatif agar acara pernikahan berjalan lancar dan penuh berkah.

Menurut Nyi Roro Kidul, seorang spiritualis yang juga mahir dalam memahami tata cara pernikahan Jawa, “Pemilihan tanggal pernikahan yang tepat akan membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi kedua mempelai. Hindari tanggal-tanggal yang dianggap tidak baik agar terhindar dari energi negatif.”

4. Pilih Tanggal yang Bermakna

Selain pertimbangan astrologi dan kepercayaan Jawa, pilihlah juga tanggal yang memiliki makna khusus bagi Anda dan pasangan. Misalnya, tanggal pertama kali bertemu, tanggal melamar, atau tanggal penting lainnya dalam hubungan cinta Anda. Dengan demikian, tanggal pernikahan akan menjadi lebih berkesan dan bermakna bagi kedua mempelai.

Menurut Raden Mas Wijaya Kusuma, seorang budayawan Jawa yang juga menekuni ilmu spiritual, “Pernikahan adalah ikatan suci yang menghubungkan dua hati menjadi satu. Memilih tanggal pernikahan yang bermakna bagi kedua mempelai akan menambah kekuatan ikatan cinta di antara mereka.”

5. Berdoa dan Berserah pada Tuhan

Terakhir, sebelum menentukan tanggal pernikahan dalam kalender Jawa, jangan lupa untuk selalu berdoa dan berserah pada Tuhan. Memohon restu-Nya agar acara pernikahan berjalan lancar, penuh berkah, dan mendapatkan ridho-Nya.

Menurut Gus Mus, seorang ulama yang juga memiliki pemahaman mendalam tentang tradisi Jawa, “Doa adalah kunci utama dalam setiap perjalanan hidup, termasuk dalam memilih tanggal pernikahan. Berserah pada Tuhan dan memohon restu-Nya akan membawa keberkahan dalam setiap langkah Anda.”

Dengan memperhatikan tips memilih tanggal pernikahan dalam kalender Jawa di atas, diharapkan acara pernikahan Anda akan berjalan lancar, penuh berkah, dan menjadi awal dari kebahagiaan yang abadi. Semoga pernikahan Anda menjadi momen yang tak terlupakan dan dihiasi dengan cinta sejati. Selamat menempuh hidup baru bersama pasangan tercinta!