Pernikahan Islami, sebuah ikatan suci yang dilakukan sesuai dengan ajaran agama Islam. Sebuah pernikahan yang tidak hanya melibatkan dua insan, namun juga melibatkan Tuhan sebagai saksi atas ikatan tersebut. Pernikahan Islami memiliki hikmah dan tujuan yang sangat mulia yang diharapkan oleh setiap pasangan yang menjalaninya.
Hikmah pertama dari pernikahan Islami adalah sebagai ibadah yang diperintahkan dalam agama Islam. Sebagaimana yang disampaikan oleh Dr. M. Quraish Shihab, “Pernikahan merupakan ibadah yang penuh hikmah dan rahmat.” Dalam Islam, pernikahan bukan hanya sekedar formalitas atau tradisi, namun juga sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhan.
Tujuan dari pernikahan Islami juga sangat jelas, yaitu untuk saling melengkapi dan saling mendukung antara suami dan istri. Seperti yang diungkapkan oleh Ustaz Yusuf Mansur, “Pernikahan bukanlah untuk mencari kesempurnaan, namun untuk saling melengkapi dalam kebaikan dan keburukan.” Dalam pernikahan Islami, suami dan istri saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, pernikahan Islami juga memiliki tujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Seperti yang tercantum dalam Al-Quran, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri supaya kamu mendapat ketenangan hati dan Dia jadikan di antaramu rasa kasih sayang.” (Q.S. Ar-Rum: 21) Dengan menjalani pernikahan Islami, diharapkan keluarga yang terbentuk akan menjadi sumber kedamaian dan kasih sayang.
Namun, pernikahan Islami juga tidak luput dari ujian dan cobaan. Seperti yang disampaikan oleh Ustaz Felix Siauw, “Pernikahan Islami bukanlah jaminan dari konflik, namun bagaimana cara menyelesaikan konflik tersebut dengan baik.” Oleh karena itu, komunikasi yang baik antara suami dan istri serta kesabaran dalam menjalani pernikahan adalah kunci utama untuk menjaga keutuhan pernikahan Islami.
Dengan memahami hikmah dan tujuan dari pernikahan Islami, diharapkan setiap pasangan yang menjalani pernikahan dapat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. Aa Gym, “Pernikahan Islami bukanlah akhir dari perjalanan cinta, namun awal dari perjalanan menuju surga yang abadi.” Semoga setiap pasangan yang menjalani pernikahan Islami selalu diberikan keberkahan dan kebahagiaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.